Minggu, 03 Januari 2010

WISATA BELANJA DI MALIOBORO & PASAR BERINGHARJO





This is really my favorite one! Belanja di Malioboro emang selalu seru dan menghadirkan 'keromantisan' tersendiri. Barang-barang unik dengan harga yang relatif terjangkau, nggak afdol kalo belum menang nawar sama penjualnya. Hehehe... Must have items yang gue beli di Malioboro adalah assesories dan pernak pernik. I really do LOVE them! Gelang manik-manik, bangles kayu, gelang dari anyaman kulit, kalung-kalung etnik dari kayu, tembaga, atau kuningan. Gelang-gelang kecil biasanya Rp 1000/buah, kalo banglesekitar Rp 7500-Rp 10.000/buah. Yang agak mahal biasanya kalung, harganya berkisar Rp 10.000-Rp 12.000, tapi pastinya masih bisa ditawar kok.

Buat pecinta batik, disini nih surganya. Pasar Beringharjo. Letaknya tepat di ujung Malioboro sebelah selatan, bersebrangan dengan Mirota. Di Pasar Beringharjo kita bisa nemuin batik dengan berbagai pilihan kualitas dan harga. Yang paling murah, untuk blouse atau rok biasanya berkisar Rp25.000-Rp 35.000an. Tapi ada juga yang mahal biasanya batik sutra/silk yang halus. Bukan hanya fashion, batik juga berkembang untuk berbagai keperluan rumah tangga dan interior. Seperti sarung bantal ruang tamu, sprei, hiasan dinding, dan sebagainya. Semua bisa kita dapetin di Pasar Beringharjo. Oh iya! Kalo kita mendadak laper abis belanja, di pelataran Pasar Beringharjo juga banyak pedagang sego pecel yang enak dan murah meriah! All the best from Bringharjo! :)
TEMPAT: Jl. Malioboro - Yogyakarta HARGA: Assesories start from Rp 1000, Batik starts from Rp 25.000 REKO: Daster batik dan assesories bangles di Malioboro

RAKATA CAMPSITE









Welcome to 5 stars campsite!
Sekarang kita jalan-jalan ke daerah Sukabumi Jawa Barat. Dikelola oleh beberapa pecinta alam, Rakata Campsite ini adalah salah satu pilihan bagi penikmat alam pegunungan dengan fasilitas bintang lima yang serba nyaman. Puluhan tenda besar didirikan permanen di tengah gunung Pangrango. Segala fasilitas di campsite ini dijamin keamanannya, karena kita selalu diawasi oleh para pengawas campsite. Di bawah tenda yang kita pijak diberi lapisan block kayu berongga yang mencegah ada hewan atau serangga masuk ke area dalam tenda. Di dalamnya, kita juga dilengkapi dengan bed, bantal, dan kantong tidur sesuai dengan standar kemananan.

Kegiatan mendayung dengan perahu karet di danau SituGunung dan menelusuri hutan menuju Air Terjun di Gunung Pangrango menjadi agenda kegiatan pada saat itu. Dibutuhkan kondisi fisik yang fit, makanya pengelola menganjurkan melakukan warming up sebelum mendaki gunung.

Hmmm....makanan yang disediakan untuk pengunjung disajikan secara prasmanan di gazebo khusus, dan pada waktu-waktu tertentu pengelola menyediakan makanan cemilan untuk pengunjung. Malam harinya kita diberikan sajian khusus barbeque dengan api unggun dan diiringi live acoustic music yang oke banget lagunya! Mulai dari The Beatles, Santana, sampai Gypsy King! Bisa request dan bisa ikutan nyanyi lho! hehe...

Fasilitas lain di sekitar campsite adalah arena outbond yang terdiri dari beberapa halang rintang lengkap dengan flying fox-nya. Di sekitar campsite juga disediakan permainan trampolin yang menyenangkan dan aman digunakan oleh anak-anak maupun dewasa. Pokoknya serba seru dan full of adventure!
TEMPAT: Sukabumi REKo: Air terjun Gunung Pangrango

MENARA KUDUS




Mengingat tentang bagaimana proses penyebaran agama Islam di Jawa tengah khususnya Kudus, gak lepas dari jasa Sunan kudus dan beberapa bangunan peninggalan. Salah satunya adalah Menara Masjid Kudus.

Sekilas, bentuk menara ini mirip Pura-bangunan suci tempat ibadah umat Hindu. Bangunan yang berdiri dari tumpukan bata merah ini memang unik. Percampuran budaya hindu dan islam sangat terlihat kental pada arsitekturnya. Konon, tumpukan bata merah ini dibangun atau direkatkan bukan dengan bahan bangunan semen, melainkan direkatkan dengan putih telur. Di balik Menara Kudus ini berdiri sebuah masjid besar dan terdapat juga kompleks pemakaman kramat para tokoh agama yang disegani.

Menara Kudus ini tidak terletak di pinggir jalan raya yang luas, melainkan di tepi gang kecil. Sehingga saya agak kesulitan untuk mengambil angle yang pas untuk dokumentasi. terlebih pada saat saya lewat, bertepatan pada Hari Kamis (Malam Jumat), karena setiap Malam Jumat masyarakat kudus dan beberapa pendatang selalu rutin mengadakan tahlilan, shalawat, dan dzikir bersama sehingga jalan kecil menuju Menara Kudus ini sangat padat oleh jemaah dan kendaraan bermotor.

LONTONG TAHU TELOR GIMBAL PAK GARENG



Selama ini gue pikir cuma bisa nemuin menu tahu telor favorit ini di Surabaya atau rumah makan khas Jawa Timur. ternyata waktu kemarin jalan-jalan ke Kudus, nemu juga tahu telor yang jadi favorit warga Kudus.

Tahu telor dan tahu gimbal Pak Gareng ini bisa kita temuin di Pasar Johar, di tengah-tengah kota Kudus. Tempatnya sangat sederhana, hanya sebuah gerobak dengan gelaran tikar yang terhampar di depan ruko-ruko pasar yang tutup ketika malam. Tapi keramahan Pak Gareng sang penjual bikin kita tambah kesengsem sama kelezatan dagangannya.

Gorengan tahu telur disajikan fresh ketika kita memesan. Langsung digoreng dan disajikan hangat. Tekstur tahu telur yang lembut tapi agak krispi berpadu dengan lunaknya lontong nasi dan siraman bumbu kacang yang yummy dan segarnya tauge.

Soal harga, gak perlu khawatir. Sepengalaman gue, hampir gak ada makanan mahal di Kota Kudus ini. Semua serba murah, meriah, dan dijamin enak.

TEMPAT: Tahu Telur Pak Gareng - Emperan Pasar Johar Kudus(Jawa Tengah) HARGA: Rp 5000/porsi REKO: Tahu telor lontong

BAKSO 'PAK GONDRONG' CIPETE






Jalan Fatmawati dan Cipete emang gak pernah sepi pengunjung bagi penikmat kuliner. Mulai dari Steak Abuba, Pempek Pak Raden, Roti Bakar Wiwid, dll. Nah...ada yang sama namun beda nih di Cipete. Kalo pas malem kita kebetulan lewat Sekolah Al-Ikhlas di Cipete coba deh tengok kanan-kiri, di corner perempatannya ada kios bakso yang selalu rame pengunjung.

Kios bakso ini sangat sederhana, hanya dengan 2 buah tenda di tepi kanan dan kiri gerobak. Tapi, untuk mendapatkan 1 mangkuk bakso ini, kita harus rela ngantri dan menunggu giliran dapet tempat duduk. Dan setelah kita selesaipun, harus rela cepat-cepat gantian sama pengunjung berikutnya.

Bakso Pak Gondrong. Hahaha...emang lucu namanya. Setelah gue cari tau, ternyata emang yang jual gondrong, makanya dinamain bakso Pak Gondrong deh. Yang sama, memang menu baksonya sama seperti bakso kebanyakan. Yang beda, jelas rasa dan porsinya. Beberapa bakso urat kecil dan sebuah bakso tenis yang rasa daging sapinya terasa banget teksturnya. Bakso sebesar bola tenisnya pas banget dijadiin 'save the best for last'. Bakso ini disajikan dengan kuah yang panas dan gurih banget! Rasa kaldu yang agak berminyak emang bikin bakso ini mantep bgt! Untuk pelengkapnya seperti kecap, sambel, garam, bawang goreng, pengunjung bebas menambahkannya sendiri karena disediakan lengkap di meja.

Ada yang unik, air putih yang disediakan untuk pengunjung disediakan dalam 1 galon air mineral besar langsung di atas meja lengkap dengan pompanya. FREE FLOW! hahaha...

TEMPAT: Jl. Cipete 3 (depan Sekolah Al-Ikhlas) HARGA: Rp 10.000/porsi REKO: Bakso kuah spesial dengan bakso tenis besar

Kamis, 31 Desember 2009

BOSCHA LEMBANG




(David Honadi - View of Boscha on my camera) Jalan-jalan ke Bandung bukan cuma buat wisata kuliner aja lho. Tapi bisa juga wisata edukasi juga di Observatorium Boscha di Lembang. Sebagian perangkatnya dibuat sendiri bekerjasama dengan Jurusan Fisika dan Teknik Mesin ITB. Teleskop tersebut akan menggunakan lensa dan perangkat dari "Telescope Coronado" sebuah perusahaan perusahaan pembuat telescop matahari di Amerika Serikat.
Teropong matahari yang baru selesai dibangun di Observatorium Boscha di Lembang disebut-sebut setara dengan fasilitas sama di luar angkasa. Ini karena Indonesia berada di daerah tropis yang sangat tepat untuk penelitian matahari.
Di sekitar Observatorium Boscha terdapat taman dan tugu sebagai tanda berdirinya Observatorium ini. Untuk bisa masuk ke dalam Boscha dan meneropong, pengelola menyediakan waktu khusus untuk rombongan dan dengan perjanjian sebelumnya.

Rabu, 30 Desember 2009

LOST IN SINGAPORE








(Ibu Sri rusmini - My Mom)
Berburu tiket pesawat murah ke Singapore emang seru! Walau liburan kali ini serba singkat, tapi mengingat area Singapore yang tidak terlalu luas....dalam sehari kita udah bisa dapet beberapa spot area wisata.

Sepanjang Orchard Road bisa kita temuin toko-toko dan penginapan. Pastinya disini saatnya Shop til you drop! Belanja kaos Giordano, Hang Ten atau Baleno. Biasanya merk2 ini memberikan diskon, dan harganya cukup murah dibanding di Indonesia. Kali ini menginap di Hotel Supreme yang murah meriah dan dekat dari Orchard Road. Hotelnya lumayan nyaman untuk sekadar beristirahat.

Pulau Sentosa ini adalah Dunia Fantasi-nya Singapura. Letaknya di sebuah pulau kecil, untuk mencapai kesana ada beberapa cara, yang pertama adalah naik cable car (kalau di Ancol namanya Gondola). Tarifnya untuk sekali jalan adalah $9.9 untuk dewasa dan $4.

Waktu jalan-jalan di Singapore ini saya sempet nyasar. hehehe...Tapi ada beberapa mahasiswa yang menolong saya untuk menunjukkan jalan dan bagaimana rute MRT menuju tujuan saya semula. Wew...deg-degan, ngeraba-ngeraba bahasa inggrisnya pula!! Gimana kalo saya gak bisa balik lagi ke Indonesia ya? Soalnya saya bisanya bahasa jawa aja! hehehe.... :)

BAKMI AYAM ASUI






(Felix P.S - Pagi-pagi dikirimin Mie Ayam mantap!)
Penggemar mie ayam? harus nyoba mie ayam yang satu ini! Kalo biasanya topping mie ayam biasanya pake kaldu coklat dan kecap asin, nah yang 1 ini beda bgt. Mie nya cenderung kering, tapi suiran ayamnya bener-bener utuh dan dagingnya empuk banget! Best part nya adalah kuah kaldunya yang gurih banget dan nggak terlalu asin.

Apa lagi yang beda? Kalo biasanya mie ayam pake sayurannya sawi, mie ayam Asui ini justru gak pake sawi, tapi pake daun selada yang fresh dan agak-agak kress kress gimanaaa gitu. Kalo liat gimana ramenya kios mie ayam ini, pasti menu yang satu ini udah lama jadi favorit yaaa...soalnya jam 12 siang setiap harinya biasanya mie ayam ini sudah SOLD OUT! Habis terjual! (Note: Setiap Senin kios mie ayam ini tutup)

TEMPAT: Mie Ayam Asui - Tanjung Duren HARGA: Rp 18.000/porsi REKO: Mie Ayam kuah

WARUNG MADE





(Dwi Jatmiko-Road to Bali)

Rumah makan ini sangat terkenal di Pulau Bali semenjak tahun 1969. Tepatnya berada di daerah Legian dan Seminyak dan sangat digemari oleh para turis domestik atau para expats. Warung makan ini berkembang dari warung makan tradisional menjadi tempat makan yang modern namun menyediakan menu tradisional bali, seperti Nasi Campur Bali, Tipat Tjantok, Pepesan Ikan, Ribs in Young Papaya, Crab in Balinese Sauce, dan bubur ayam. Tapi tersedia juga pilihan makanan modern lainnya seperti pasta, pancakes, mie, dll. Nasi campur bali ini adalah nasi putih dengan beberapa pelengkapnya, antara lain suiran ayam, udang, tempe, dan beberapa sayuran yang ditumis. Rasanya sedikit pedas dan gurih. Pokoknya nikmaaaaat! :)

ISTANA AIR TAMAN SARI






Taman Sari ini sebenarnya adalah bagian dari kompleks Kraton. Taman Sari didirikan pada tahun 1758 yang ide awalnya didirikan atas ide Pangeran Mangkubumi. Taman Sari mempunyai berbagai fungsi diantaranya sebagai Camouflage area terhadap musuh-musuhnya, dan merupakan suatu sistem benteng pertahanan, selain itu juga sebagai tempat meditasi bagi Raja, tempat membuat batik yang dilakukan oleh selir-selir Raja dan putri-putri Raja, tempat berlatih kemiliteran bagi tentara kerajaan dan masih ada lagi.

Walau kurang terawat, Taman Sari memiliki keunikan tersendiri. Beberapa lorong gelap penghubung antar area seperti interior lorong di Barcelona.

TEMPAT: Taman Sari Jogjakarta HARGA: Tiket Rp 1500 REKO: Main Entry

BENTENG VREDERBURG





Salah satu objek wisata di Jogjakarta yang menarik dan masih terjaga keindahannya adalah Benteng Vrederburg. Benteng ini dibangun pada tahun 1760 dan sekilas mengingatkan kita pada Museum Fatahillah di Jakarta. Benteng ini terletak di selatan Malioboro, sebelah Pasar Bringharjo dan berpapasan dengan Istana. Benteng Vredeburg Yogyakarta berdiri terkait erat dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta.

Di dalam museumnya terdapat ruangan khusus diorama yang bercerita tentang perjuangan merebut kemerdekaan pada saat itu. Dan tepat di halaman muka terdapat patung Jendral Soedirman dan disekelilingnya kita bisa bersantai dengan sepeda ontel yang sengaja disediakan oleh pengelola.

TEMPAT: Benteng Vrederburg - Jogjakarta HARGA: Tiket Rp 750 REKO: Entry Gate-nya